Beauty Path, The Beginning

Rasanya semua perempuan pasti ingin jadi cantik ya?

I think we are speaking our basic instinct here. Walaupun aku yakin dalam banyak kasus, seperti aku dulu, mungkin hasrat itu terkubur dalam karena alasan-alasan tertentu.

Dulu aku bukan make up person. Never been one, never was. Alasannya sesimpel karena aku tidak mengerti cara mengaplikasikannya, sehingga aku selalu berpikir make up adalah benda-benda asing dari luar angkasa. Apalagi dulu studi dan pekerjaanku mengharuskan untuk lari-lari serta berkeringat terpanggang di bawah matahari dalam waktu yang lama. Jadi mau pakai bedak tipis dan eyeliner juga paling sejam dua jam sudah luntur. Huphhh…:/
Karena itulah, aku malas sekali bersentuhan dengan beauty thing dan tidak tertarik untuk belajar how to do it properly. Tentunya aku punya beberapa beauty item standar, seperti bedak padat, eyeliner, maskara, dan lipstik, tapi jaraaaaaang sekali aku gunakan.

Aku selalu bilang pada diriku sendiri, toh aku sudah cukup menarik tanpa make up, so why should I care too much?
Didn’t they say smile is the best make up women can wear? 😉

Sampai akhirnya awal tahun 2014 lalu, karena satu dua alasan, aku mulai bereksplorasi lebih jauh untuk menggali sisi-sisi lain dariku yang tidak aku ketahui. Dan ternyata, salah satu yang kutemui adalah kecintaanku pada make up! I fell in love with its colorful magic as I found the joy within.

Awalnya, aku belajar otodidak dari beauty advisor di supermarket/ toko-toko make up yang kukunjungi. Dengan sok pede, aku tanya-tanya deh; ini fungsinya buat apa, cara pakainya gimana, bagusnya warna apa, dan pertanyaan-pertanyaan dasar lainnya. Mendadak aku jadi rajin sekali strooling around beauty products untuk melihat-lihat dan berkenalan dengan barang-barang yang tadinya asing sekali. Dari situ pula aku baru tahu bahwa ada makhluk ajaib bernama contouring dan highlighting powder yang bisa meniruskan muka, eyebrow pencil/powder yang bis membuat mukaku otomatis berubah kinclong, lipstick creamy yang staying powernya masyaallah, dan tentunya berbagai keajaiban-keajaiban lainnya yang tidak mungkin kuabsen satu demi satu.

Therefore, without I realized, tiba-tiba make up kit-ku sudah ramai saja dong. Hihihi…

Foto di kiri itu foto awal tahun 2014, the point where I started. Sementara foto di sebelah kanan itu foto sekitar dua bulan setelahnya. Nah, kalau yang di bawah ini foto enam bulan kemudian.
Then, the rest is history.

Didn’t stop there, of course. Not yet.

*sayangnya aku belum sempat foto make-up kit-ku yang sekarang sih. But I promise, I’ll make it soon, setelah beberapa wish list items come on my mailbox ya.*

Nah, setelah merasa stuck dengan belajar otodidak dan tidak bisa memaksimalkan produk-produk yang sudah aku beli, akhirnya aku memutuskan langkah berikutnya. Kursus make up! Yeayyyyy.

A private make up class with @lady_pon was the beginning of everything. Secara tidak sengaja aku menemukan akun instagramnya dan kebetulan jadwal kami cocok sehingga bisa bertemu di Yogya. She’s a bright person and a great teacher! Karena dialah, akhirnya untuk pertama kalinya aku tahu kegunaan masing-masing beauty items dan bisa doing my make up properly.It didn’t feel like items from outer space anymore. Selain itu, dia juga sangat supportif untuk menyemangati aku terus latihan dan latihan sendiri selepas dari kelasnya itu. (Thank you, Pon!)

IMG_0066

IMG_0071

Tapi, apakah aku sudah puas?
Tentu saja belum.

Aku masih mencari-cari kelas-kelas make up lain yang bisa diikuti. Saking semangatnya, aku sampai ikut beberapa beauty class yang diadakan oleh brand kosmetik Make Over tiga minggu berturut-turut. Kesempatan itu aku pakai untuk mengasah teknik-teknik flawless complexion dan eye shadow blending yang menjadi kelemahan terbesarku. Hasilnya masih belum sempurna, but I was getting there.
Yang pasti, aku senang sekali dengan hasil dari beauty class Make Over ini dan aku sangat merekomendasikannya untuk para newbie make up seperti aku sendiri!

Selepas dari sana, jelaslah sudah aku semakin kasmaran dengan dunia ini. Pelan-pelan aku mulai menabung dan membeli  proper make up brushes  dari Real Techniques dan Masami Shouko, dan dilanjutkan dengan malam-malam panjang  di depan meja rias.
Tidak terasa, ternyata itu menjadi salah satu ritual sih, my late night routine, di mana aku bermain-main dengan teknik dan warna untuk kemudian langsung dihapus lagi.

Beauty path ini menyenangkan, walau terus terang, aku tidak tahu ke mana perjalanan ini akan berujung. Ada harapan dan keinginan, yet it makes me trembling by just imagining it. But at least, I start making it. Ya kan? 🙂
This is just a beginning, of a long long winding road of my beauty path. Well, at least, it will be such a colourful journey.

Dan kalau sekarang aku coba melihat kembali perjalanan setahun ini, maka aku sampai pada suatu kesimpulan, bahwa semua ini sebenarnya bukanlah mengenai make up itu sendiri.

 It’s about self-satisfaction.
About being pretty and feeling good about myself.
About deciding to self that I’m beautiful and then I can carry out my life as if I am a beautiful girl with any pretty colours that makes me happy.
About believing, that it doesn’t have anything to do with how the world perceives me, but how I see myself.

Aku pribadi tetap tidak merasa memiliki masalah dengan wajah polos tanpa sapuan make-up sedikitpun. After all, nothing makes woman more beautiful than the belief that she is beautiful. I still have nothing against my bare-face, and still strongly believe that smile is the best make up women possibly wear. But now I could state this: 

True beauty shines from within, the right make up enhances beautifully.

*karena hati yang cantik tetap tidak bisa menahan produksi minyak berlebih di muka dong, a good loose powder does* 😉

Hihihi…

Let’s be pretty inside out!

Advertisements

3 thoughts on “Beauty Path, The Beginning

  1. Natalia says:

    Saraaa!!! I love your writings on this blog! (belum sempat main ke blog kamu sebelumnya hahaha).. Dari nulisnya enak (that includes penggunaan bahasa Inggris yang proper, dibuat italic, tanda baca enak), banyak fotonya, flownya enak… Duh seneng kalau baca blog yang kayak gini, hahaha… And also I love that you found a new love in make up! Semacam agak envy malah, lol, because you’ve pursued it even further than me (aku anaknya kompetitif haha).

    Dulu aku kenal make up karena manggung bersama PSM harus dandan, dan I know I love it, I love mixing colors and getting even more beautiful, tapi aku gak sampai membulatkan niat ngejar kursus segala (gak tahu kenapa, although I do love good make up and colors). Aku gak bisa shading dan make up kit ku kalah jauh dari yang kamu punya sekarang haha… Kalau udah sering latihan, make up orang lain juga deh Sar! You can do it, and maybe it’s a path waiting for you 😀 😀 (aku dulu pernah minat jadi make up artist tapi gak dijabanin juga, why oh why hahaha)

    Luv and cheers!!!

    Like

    • saratunas says:

      Liaaaaa.
      Thank you banget commentnya, that mean much!! Aku banyak terinspirasi dari cara kamu nulis blog juga, soalnya selama ini aku agak kagok kalau disuruh nulis dalam bahasa. Kecenderungannya, entah jadi formal banget atau malah ga beraturan banget. Setelah baca-baca blogmu dan liat cara berceritamu, aku coba nulis lagi deh. Walau aku masih susah konsisten satu bahasa aja. Hihihi…

      Iya nih, aku sekarang memang lagi berpikir buat ke arah sana (make up artist), semoga dengan umurku sekarang masih belum terlambat ya. Kalau kamu lagi main ke Bogor dan ada waktu, please please please, ijinkan aku belajar make upin kamu yaaa.
      Aku di sini ga punya banyak “korban” yang bisa dijadikan model soalnya. Would love to try doing it for you.

      Love you too!!!

      Liked by 1 person

      • Natalia says:

        Hihi pakai satu bahasa memang agak menantang sih, lagipula dalam make up banyak banget istilah yang lebih umum dan enak dalam bahasa Inggris kan ya?

        Jalan masih terbuka kok, amin. Iyaaa kalau ke Bogor kita janjian terus playdate make up atau apa gitu yah! Aku demen nih kalau dandan-dandan hihihi..

        Nanti beneran dikabarin lagi kalau ke Bogor deh 😉 Oh btw you know, karena lihat post tentang make up class kamu gitu, aku juga jadi minat coba (tapi waktunya belum tahu kapan haha).. Will let you know too kalau kejadian, thank you for sharing and being an inspiration juga Sara! :*

        Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s